Powered by Blogger.

Tentang Saya

My Photo
Rizka Khairunnisa
View my complete profile

Followers

About

Blogger news

Blogroll

Blogger templates

RSS

Program Kreativitas Mahasiswa - Gagasan Tertulis





Description: Logo UPI.jpg

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
MAKANAN DAN MINUMAN BERBAHAN DASAR BEKATUL UNTUK ANAK AUTISTIK

BIDANG KEGIATAN:
PKM-GT

Diusulkan oleh:
Ketua Kelompok
: Yanti Sam Amir
(1000871) angkatan 2010
Anggota Kelompok
: Haini Pebriyanti
(1104254) angkatan 2011

    Rizka Khairunnisa
(1104241) angkatan 2011




UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2012








HALAMAN PENGESAHAN

USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


1.    Judul Kegiatan              : Makanan dan Minuman Berbahan Dasar Bekatul                         untuk Anak Autistik
2.    Bidang Kegiatan           : (   ) PKM-AI                    (P)PKM-GT
3.    Ketua Pelaksana Kegiatan
a.         Nama Lengkap                              :  Yanti Sam Amir
b.        NIM                                               :  1000871
c.         Jurusan                                           :  Pendidikan Luar Biasa
d.        Universitas/ Institut/ Politeknik     :  Universitas Pendidikan Indonesia
e.         Alamat Rumah dan No HP           :  Kp. Bentar Girang Rt.05 RW.03 Kel.
Kota Wetan Kec. Garut Kota Kab. Garut 44115 (085659666792)
f.         Alamat Email                                 :  yantisamm@rocketmail.com
4.    Anggota Pelaksana Kegiatan               :  2 orang
5.    Dosen Pendamping
a.         Nama Lengkap dan Gelar             :  Rita Shintawati,dr.,M.Kes.
b.         NIP                                                :  19681201 200112 2002
c.Alamat Rumah dan No Tel./HP        : Jalan Muararajeun Kulon No. 2
                                                        Bandung
                                                                                                                Bandung,    Maret 2012
Menyetujui
Ketua Jurusan Pendidikan Luar
Biasa



Dr. Sunaryo M. Pd
NIP. 19560722 198503 1001

Ketua Pelaksana




Yanti Sam Amir
NIM. 1000871

Pembantu atau Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan,


Prof. Dr. H. Dadang Sunendar, M.Hum.
 NIP. 19631024 198803 1003

Dosen Pendamping,



Rita Shintawati,dr.,M.Kes.
NIP. 19681201 200112 2002






KATA PENGANTAR


Bismillahirrahmanirrahim,
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis ini sesuai dengan rencana dengan judul “Makanan dan Minuman Berbahan Dasar Bekatul untuk Anak Autistik”. Dalam karya tulis ini penulis mencoba menganalisis nutrisi apa yang dibutuhkan oleh anak autistik, dan kami menemukan nutrisi tersebut pada bekatul padi, yang kemudian kami gagas untuk memproduksi makanan atau minuman dengan bahan dasar bekatul guna memenuhi gizi untuk anak autistik.
Penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak, sebagai dosen pendamping yang telah menyempatkan waktunya dan menyumbangkan pemikirannya sehingga karya tulis ini dapat terselesaikan. Serta kepada semua pihak yang telah membantu baik langsung maupun tidak langsung, sehingga karya tulis ini dapat terwujud.
            Penulis menyadari bahwa sepenuhnya karya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk dijadikan acuan pada masa yang akan datang.
Penulis berharap semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi anak autistik, penulis,  dan umumnya bagi kita semua. Aamiin.



                                                                                    Bandung,  Maret 2012
                                                                                                Penulis






RINGKASAN
Autistik merupakan suatu keadaan di mana anak mengalami hambatan dalam berkomunikasi, bersosialisasi dengan orang lain, bermain secara tidak wajar, kesulitan menerima keadaan baru terhadap lingkungannya, dan perilaku repetitif maupun pola perilaku tertentu. Pada umumnya anak autistik juga mengalami gangguan pencernaan pada ususnya. Dibutuhkan suatu penanganan khusus untuk merawat anak autistiktik. Untuk melakukan terapi pun dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Salah satu terapi yang diterapkan pada anak autistik adalah terapi makanan, dengan memanfaatkan vitamin B6 dan B15.
Oleh karena itu kami menggagas sebuah ide untuk memproduksi makanan ataupun minuman dengan bahan dasar bekatul. Dari berbagai informasi kami mendapatkan bahwa bekatul mengandung vitamin B6 dan B15. Dari hasil berbagai studi didapatkan hasil bahwa penggunaan vitamin B6 bersama dengan magnesium pada anak autistik membuat kontak mata anak lebih baik, lebih tertarik terhadap dunia luar, dan kemarahan yang berkurang, serta meningkatkan kemampuan berbicara. Sedangkan vitamin B15 selain menambah kosakata, anak-anak mulai menggunakan kalimat sederhana, psikis mereka berkembang, dan adanya konsentrasi yang lebih baik serta tertarik terhadap mainan. Hal ini sangat membantu individu dengan syndrom autism. Makanan atau minuman yang diproduksi tentunya juga memperhatikan bahan-bahan makanan apa saja yang dihindari bagi anak autistik dengan rasa yang dapat membuat anak autistik tertarik untuk mengonsumsinya.






PENDAHULUAN
Latar Belakang
Autism berasal dari kata auto yang berarti terikat sendiri. Dalam KBBI (2002), autism diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi autistik, didefinisikan sebagai terganggu jika berhubungan dengan orang lain. Autistik adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal.
Karakteristik penyandang autistik misalnya hambatan dalam komunikasi, kesulitan dalam berhubungan dengan orang lain atau obyek di sekitarnya, bermain dengan mainan secara tidak wajar, sulit menerima perubahan pada rutinitas dan lingkungan yang dikenali, gerakan tubuh yang berulang-ulang atau adanya pola perilaku yang tertentu.
Beberapa penelitian membuktikan bahwa beberapa penyebab autistik adalah ketidakseimbangan biokimia, faktor genetik, dan gangguan imunitas tubuh. Beberapa kasus yang tidak biasa disebabkan oleh infeksi virus TORCH (Toxoplasma, Rubela, Citomegalovirus, Herpes, atau Hepatitis). Penyakit-penyakit lainnya seperti fenilketonuria (penyakit kekurangan enzim), dan sindrom X (kelainan kromosom). Menurut Lumbantobing (2000), penyebab autism dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :
a.       faktor keluarga dan psikologi, respon anak-anak terhadap stressos dari keluarga dan lingkungan
b.      kelainan organ-organ biologi dan neurologi (saraf). Berhubungan dengan kerusakan organ dan saraf yang menyebabkan gangguan fungsi-fungsinya, sehingga menimbulkan keadaan autistiktikm
c.       faktor genetik, pada hasil penelitian ditemukan bahwa 2-4% dari saudara kandung juga menderita penyakit yang sama
d.      faktor kekebalan tubuh. Berhubungan pada masa kehamilan, faktor kekebalan tubuh ibu yang tidak dapat mencegah infeksi sehingga terjadi kerusakan jaringan saraf bayi
e.       faktor pada kehamilan dan kelahiran
f.       faktor biokimia, yaitu gangguan pada sistem pencernaan.
Anak dengan gangguan autistik sering mengalami gangguan mencerna asam amino. Dalam keadaan normal, sebagian besar protein dicerna menjadi asam amino, sisanya menjadi peptida. Namun pada anak dengan gangguan autis, peptida yang berasal dari gluten (gluteomorphin) dan peptida kasein (caseomorphin) yang tidak tercerna sempurna, bersama aliran darah masuk ke reseptor “opioid”. Peningkatan aktivitas opioid akan menyebabkan gangguan susunan syaraf pusat dan dapat berpengaruh terhadap persepsi, emosi, perilaku dan sensitivitas.
Selain tidak bisa mencerna gluten dan casein, dalam usus penderita autis juga terjadi ketidakseimbangan mikroba dengan jamur. Candida albican, yang dalam keadaan normal tidak mengganggu kesehatan, apabila keseimbangan dengan mikroorganisme lain terganggu, yeast (jamur) tumbuh subur. Jamur tersebut mengeluarkan racun dan melemahkan sistem imun sehingga mudah terjadi infeksi. Hal ini dapat diatasi dengan pemberian baketri baik Lactobacillus acidophillus yang mampu mengimbangi dan mencegah infeksi jamur. Alergi maupun intoleransi makanan pada anak autistik bisa berbeda-beda tiap individu. Misalnya alergi terhadap ikan, udang, susu, telur, sedangkan intoleransi makanan yang sering menimbulkan reaksi negatif jika mengonsumsi susu, telur, gandum, dan kacang-kacangan.
Salah satu terapi dalam penanggulangan anak autis adalah terapi biomedik yang dikembangkan oleh kelompok dokter yang tergabung dalam DAN (Defeat Autism Now). Terapi biomedik adalah mencari semua gangguan tertentu pada satu anak, apabila ditemukan, maka harus diperbaiki dengan demikian diharapkan bahwa fungsi susunan saraf pusat bisa bekerja dengan lebih baik sehingga gejala-gejala autistim berkurang atau bahkan meghilang. Terapi biomedik juga mencakup terapi makanan. Diet bebas gluten dan kasein, menghindari makanan yang mengandung jamur (misalnya tempe) dan menambah suplemen vitamin dapat menjadi pilihannya (Delphie, 2009).

Menurut Rimland, 18 studi memperlihatkan bahwa vitamin B6 dosis tinggi memberi manfaat kepada sekitar setengah dari seluruh anak-anak dan dewasa dengan autisme yang menggunakannya. Hasil penggunaan vitamin B6 bersama dengan magnesium membuat kontak mata anak lebih baik, lebih tertarik terhadap dunia luar, dan kemarahan yang berkurang, dan kemampuan berbicara yang meningkat. Pada tahun 1965, dua peneliti Rusia, M. G. Blumena dan T. L. Belyakova menunjukkan hasil penelitian mereka bahwa terjadi perkembangan signifikan dalam berbicara pada 12 dari 15 grup anak-anak yang menderita keterbelakangan mental dan tidak bisa berbicara untuk bekomunikasi. Anak-anak itu mengonsumsi vitamin B15. Selain menambah kosakata, anak-anak mulai menggunakan kalimat sederhana, psikis mereka berkembang, dan ada konsentrasi yang lebih baik dan tertarik terhadap mainan. Hal ini juga sangat sukses dalam membantu individu dengan autistik. (C.Snelson, 2001). Vitamin B15 terkandung dalam jamur, biji aprikot, beras hitam, labu, biji bunga matahari, telur, kacang, ikan, kedelai, susu, dan biji labu.Vitamin B15 sangat berguna bagi pasien autistik (Shahzad, 2012)
Menurut Letkol TNI (Purn) dr. Yusuf Nursalim (dr. Liem) bekatul adalah satu bahan yang melimpah di negeri kita tetapi jarang ada yang tahu manfaatnya yang begitu besar untuk membantu penyembuhan beberapa penyakit berbahaya karena kandungan terbesar di dalamnya adalah vitamin B15. Vitamin ini sanggup mengoptimalkan kerja aneka organ tubuh. Bekatul juga kaya akan vitamin B6 (Gozali, 2012).

Penulisan
Tujuan pembuatan gagasan tertulis ini diantaranya adalah sebagai berikut.
1.      Turut serta membantu pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa.
2.      Memberikan gagasan atau ide dalam peningkatan upaya untuk mengatasi permasalahan anak autistik.
3.      Memajukan dunia penelitian Indonesia.
4.      Membantu orangtua penderita autistik.

Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan ini adalah sebagai berikut.
1.      Untuk peneliti, membuka sebuah ide baru yang menggabungkan ilmu gizi dengan terapi anak autistik
2.      Untuk anak autistik dapat mengembangkan kemampuan bahasa dan melancarkan sistem koordinasi syaraf
3.      Untuk pemerintah dan orang tua, membantu menangani kekurangan vitamin pada anak autistik
4.      Untuk petani, membuka peluang usaha baru. Sebab, dengan produksi makanan berbahan dasar bekatul dapat meningkatkan pendapatan yang berasal dari ladang mereka sendiri.

GAGASAN
Fenomena Anak Autistik di Indonesia dan Pemahaman Orangtua
Orangtua anak-anak penderita autistik berbeda-beda, ada orangtua yang kurang memperhatikan kebutuhan anaknya secara mendetail, adapula orangtua yang memenuhi kebutuhan anaknya seperti makanan yang harus benar-benar dijaga, pola pengasuhan yang diterapkan , termasuk kebutuhan untuk terapi. Selain faktor perhatian, faktor ekonomi juga sangat berpengaruh. Terapi untuk anak autistik seperti terapi lumba-lumba atau terapi wicara tidaklah murah. Kesenjangan ekonomi di Indonesia membuat orangtua anak-anak penderita autistik tidak melanjutkan terapi yang dilakukan. Namun, ada pula orangtua yang sangat memperhatikan anaknya, hingga melakukan terapi ke luar negeri. Hal inilah yang menjadi sorotan kami. Penanggulangan anak autistik juga bisa dilakukan di negeri sendiri salah satunya dengan terapi makanan.
Penanganan Kondisi Anak Autistik
Selain gangguan pencernaan, mayoritas anak autistik menderita intoleransi makanan, yang menyebabkan anak hanya mengonsumsi makanan yang sama setiap harinya, sehingga nutrisi yang terpenuhi pun sangat kurang, salah satunya adalah defisiensi vitamin B6 dan B15. Untuk itu, perlu adanya suplemen vitamin terutama vitamin B6 dan B15 untuk anak autistik guna mengembangkan kemampuan berkomunikasinya.
Namun dalam proses pembuatan makanan dan minuman juga perlu memperhatikan faktor-faktor yang lain. Anak autistik cenderung selektif dalam memilih makanan, sehingga sering memakan makanan yang sama karena anak menyukainya. Untuk itu, makanan dan minuman yang diproduksi sebaiknya memiliki varian rasa yang banyak dan cocok dengan selera anak-anak sehingga anak tersebut tertarik untuk mengonsumsinya. Sebagai contoh, banyak anak yang menyukai buah-buahan sehingga varian rasa yang kita ambil adalah rasa buah-buahan yang bermacam-macam sesuai selera anak.

Pihak-Pihak yang dapat membantu
Dalam permasalahan ini, pihak yang bisa berkontribusi besar adalah sebagai berikut.
1.      Peneliti yang bertugas menganalisa cara pembuatan makanan dan minuman berbahan dasar bekatul tanpa merusak atau mengahncurkan kandungan gizi yang dibutuhkan bagi anak autis.
2.      Perusahaan pembuat makanan yang memproduksi secara massal makanan dan minuman berdasarkan hasil penelitiann.
3.      Instansi pemerintah yaitu BPOM (Badan pengawas Obat dan Makanan), MUI (Majelis Ulama Indonesia), dan Departemen Kesehatan sebagai penguji produk makanan dan minuman lebih lanjut dan mengeluarkan surat perizinan produksi, sertifikasi halal, dan perizinan pemasaran.
4.      Orangtua anak autistik yang menggunakan produk makanan dan minuman berbahan dasar bekatul agar kebutuhan nutrisi anaknya tercukupi.
5.      Universitas Pendidikan Indonesia yang mencetak tenaga pendidik selayaknya memberi pembekalan tentang kebutuhan anak autistik yang telah disebutkan kepada peserta didik agar pemahaman mengenai anak autistik dapat merata ke setiap generasi.

Langkah-Langkah Dalam Mewujudkan Terciptanya Produk Makanan Berbahan Dasar Bekatul
a.       Meneliti makanan dan minuman yang bisa diproduksi dengan bahan dasar bekatul beras tanpa merusak kandungan vitamin di dalamnya.
b.      Mengajukan sampel ke berbagai instansi pemerintah seperti BPOM (Badan pengawas Obat dan Makanan), MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan Departemen kesehatan guna mendapat izin produksi, ssertifikasi halal, dan izin pemasaran secara luas di masyarakat.
c.       Memproduksi secara massal produk makanan dan minuman tersebut kemudian memasarkannya dengan harga terjangkau terutama bagi masyarakat menengah ke bawah
d.      Mensosialisasikan produk makanan dan minuman ini kepada orangtua anak autistik.


KESIMPULAN
Gagasan yang Diajukan
Produk makanan yang dihasilkan dapat berupa biskuit atau crackers yang dapat dikonsumsi sebagai kudapan, sedangkan minumannya dapat berupa minuman yang mengandung oats namun berasal dari bekatul beras. Hal yang harus diperhatikan adalah:
a.       Makanan Bebas Gluten Dan Casein
b.      Mengandung Bakteri Anti Jamur, Yaitu Lactobacillus Acidophillus
c.       Menghindari Bahan Campuran Yang Dikhawatirkan Dapat Menimbulkan Alergi Terhadap Makanan
d.      Makanan dan Minuman tersebut terdiri dari berbagai varian rasa yang disukai oleh anak.

Teknik Implementasi yang Akan Digunakan
Dalam proses pembuatan bahan makanan ini, kami menggunakan tiga teknik.
1.      Metode ilmiah. Untuk meneliti bagaimana cara pengolahan bekatul menjadi bahan makanan dan minuman tanpa merusak kandungan di dalamnya dengan menggunakan metode ilmiah berupa penelitian dan observasi, menganalisa kandungan awal pada bahan baku kemudian pemrosesan makanan yang kemudian kandungan bahannya dianalisa kembali agar diketahui kandungan gizinya tidak berubah secara signifikan. Namun, pengujian secara indepen tentu belum cukup. Setelah dibuat sampai makanan, perlu pemeriksaan di laboratorium Badan POM (pengawas Obat dan Makanan) agar hasil penelitian lebih cermat dan mendapat perizinanan produksi.
2.      Proses produksi yang sedemikian rupa dapat membuat harga jual produk terjangkau oleh masyarakat berbaga kalangan tanpa mengurangi esensi pemberian suplemen vitamin terhadap anak autistik.
3.      Sosialisasi dengan media yang atraktif. Agar orangtua menyadari kebutuhan nutrisi anaknya dan mau menggunakan produk makanan dan minuman berbahan dasar bekatul, dapat digunakan media-media tertentu agar sosialisasi lebih atraktif, misalnya iklan layanan masyarakat yang bekerja sama dengan Departemen Kesehatan dan lembaga masyarakat yang menaungi para penderita autis.

Prediksi Hasil yang Akan Diperoleh
Produksi makanan dan minuman dengan bahan dasar bekatul dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan daya konsentrasi pada anak autistik. Selain itu, dengan mengkonsumsi makanan dan atau minuman tersebut dapat mengatasi masalah kekurangan nutrisi maupun karbohidrat bagi anak autistik.





DAFTAR PUSTAKA
Delphie B. 2009. Pendidikan Anak Autistik. Sleman: PT Intan Sejati Katen.
http://sehatalami.biz/bekatul-makanan-menyehatkan-sehat-alami/








DAFTAR RIWAYAT HIDUP



Nama Lengkap            : Yanti Sam Amir
NIM                            : 1000871
TTL                             : Garut, 11 Juni 1992
Agama                         : Islam
Golongan Darah          : B
Hobi                            : traveling, baca buku
Cita-cita                      : dosen dan pengusaha
Email                           : yantisamm@rocketmail.com
Motto Hidup               : Manjadda Wa Jada
Alamat Asal                : Kp. Bentar Girang Rt.05 RW.03
  Kel.Kota Wetan Kec. Garut Kota Kab. Garut 44115
Riwayat Pendidikan   :
a.
SD
: SDN Muhammadiyah II (Lulus 2004)
b.
SMP
: MTs Persis 19 Bentar Garut (Lulus 2
c.
SMA
: MA Persis 19 Bentar Garut
d.
Perguruan Tinggi
: Universitas Pendidikan Indonesia
Prestasi yang pernah diraih     :
1.
Juara Harapan 2 Nahwu-Sharaf se-Kab Garut 2009
2.
Juara 2 Nahwu-Sharaf se-Kab Garut 2010










DAFTAR RIWAYAT HIDUP


Nama Lengkap            : Haini Pebriyanti
NIM                            : 1104254
TTL                             : Muara Enim, 18 Februari 1994
Agama                         : Islam
Golongan Darah          : O
Hobi                            : Membaca, denger musik, jalan-jalan, melakukan sesuatu
                                      yang bermanfaat.
Cita-cita                      : Menjadi guru Matematika yang profesional dan
  menyenangkan.
Email                           : haini_pebriyanti@yahoo.com
Motto Hidup               : Allah always gives the best for me, believe it.
Alamat Asal                : Desa Harapan Jaya Blok.D No.46 Kec. Muara Enim
  Kab.Muara Enim, Sumatera Selatan
Riwayat Pendidikan   :
a.
SD
: SDN Harapan Jaya (Lulus 2005)
b.
SMP
: SMPN 2 Muara Enim (Lulus 2008)
c.
SMA
: SMAN 1 Muara Enim (Lulus 2011)
d.
Perguruan Tinggi
: Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan (2011)

Prestasi yang pernah diraih     :
1.
Juara 2 Olimpiade Matematika tingkat SMA se-Kabupaten Muara Enim






DAFTAR RIWAYAT HIDUP


Nama Lengkap            : Rizka Khairunnisa
NIM                            : 1104241
TTL                             : Bandung, 18 Desember 1992
Agama                         : Islam
Golongan Darah          : O
Hobi                            : Baca novel, nonton film
Cita-cita                      : Menjadi saintis dan wirausaha
Email                           : lostgirl_umm@yahoo.com
Motto Hidup               : Man shabara zafira
Alamat Asal                : Jalan Mandalawangi 78 Kecamatan kadungora,
  Kabupaten garut 44153
Riwayat Pendidikan   :
a.
SD
: SDIT Anni’mah Bandung (Lulus 2005)
b.
SMP
: SMPN 1 Kebumen (Lulus 2008)
c.
SMA
: SMA Ciledug Al-Musaddadiyah Garut (Lulus 2011)
d.
Perguruan Tinggi
: Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan 2011
Prestasi yang pernah diraih     :
1.
Juara 2 Lomba Menulis Cerpen Se-Kabupaten Kebumen










  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment